Pages

CERPEN - Jangan! Jangan katakan Ta'aruf Jika Untuk Pelampiasan #Part1

Jumat, 19 Januari 2018

Sore itu tampak mendung. Namun, diwarnai tawa dan haru kegembraan diantara sekumpulan orang itu. Mereka baru saja pulang berenang. Senda-Gurau mereka lontakan. Tawa dan lekuk senyum manis mewarnai wajah mereka. Hari itu nampak indah diantara mereka. Ada pertemuan lama yang baru terwujud kala itu.

"wah... seru ya! pengantin baru bikin baper mulu." Sahut Khadija
"hahaha... makanya nikah cepat Ja!" Balas kak Burhan
"iya ja.... emang gak capek ya orang pada mendekat tapi gak ada ajakin nikah mala pacaran. Miris gak sih?" Sambung Insyi.
iya...iyaa... pengantin baru ma bebas bilang gitu. Yaudah kalau jodoh udah datang pasti nikahlah aku." jawab khadija
"emang mau orang mana ja? jawa? jawa arab? atau orang di Sudan tempat kuliahnya kak Burhan?" Sahut Kaira.
"hahaha." tawa Lisa
"iya ja! ntar kita cariin deh." sambung kak Burhan sambil melihat istrinya Insyi.
"Yaudah ikut aja aku." jawab khadija



---SEMINGGU KEMUDIAN---
Malam itu Khadija merasa gelisah entah ada apa Perasaanya seakan bercambur aduk. Khadija berusaha menenangkan diri dengan istigfar.

"kring...." bunyi pesan whatsApp Khadija
"Assalamualaikum Khadija. Sekarang kak Burhan lagi sama teman kecil kakak namanya Asrof dia mau nikah tapi ntar tahun depan pas selesai kuliah kan ini udah bulan oktober. Jadi, bentar lagi. Dia mau ta'aruf dan nggak mau pacaran. Alhamdulillah dia kasih kepercayaan sama kakak untuk bantucari pasangan. Gimana? mau gak ta'aruf sama Asrof. InsyaAllah anaknya baik, shalat jama'ah di masjidnya." psan whats App dari kak Burhan.

Khadija merasa aneh, syok, gembira, dan terharu. Karena, Khadija sangat ingin menikah muda bersama lelaki yang dekat dengan Allah. Tak pernah ada niat Khadija untuk pacaran semasa hijrahnya hampir %tahun.

"Waalaikumsalam....Bismillah kak InsyaAllah Khadijah mau dan semoga Allah ridho." balas Khadija.
tiga menit kemudian.
"Yaudah Ja! kakak kasih kontakmu dan instagram mu Asrof ya. Kalian yang urus selanjutnya. Hubungi kakak kalau perlu bantuan." balas kak Burhan.
"Syukran kak." balas Khadija

Khadija bersyukur dan tak hentinya mengucap syukur kepada Allah SWT.

---Tiga Hari Kemudian---
Malam yang indah. Khadija yang senang beraktivitas dalam kamarnya sedang menulis puisi dalam blognya.

"Kring..." bunyi pesan whats App Khadija.
"Assalamualaikum Khadija. Ini aku Asrof. Afwan baru ada keberanian untuk chat kamu hehe... Kamu apa kabar? baik dong insyaAllah." pesan whatsApp dari kak Asrof.

#BERSAMBUNG#
#CERPEN-JANGAN! JANGAN KATAKLAN TA'ARUF JIKA UNTUK PELAMPIASAN
#PART1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS