Lili namanya, gadis polos yang periang. Dia bertemu dengan kekasih hatinya yang disisi lain di baik tapi karena trauma masa kecil kekasihnya membuatnya terlihat tidak baik-baik saja saat menjalin hubungan.
Kehidupan kekasih hatinya penuh dengan kompetisi antar saudara. Ya, sebab yang paling menonjol dialah yang paling dihargai dalam keluarganya. Inilah penyebab kekasihnya sangat problematik dalam menjalin hubungan. Kekasihnya bernama Galih.
Galih, terbiasa dengan kehidupan toxic dibesarkan oleh orang tua NPD sedangkan Lili terbiasa dimanja oleh orangtuanya dan hidupnya penuh dengan ketenangan. Lata belakang yang sangat bertentangan.
Disisi lain Galih sangat menerima kenyataan dan juga dia sangat brsyukur dan tetap menghormati keluarganya. Lambat laun, karena banyak fase yang Galih lewati bersama kekasih hatinya Lili ia mulai memahami bahwa dia tidak bisa menyikapi Lili sebagaimana Galih bersikap ke keluarganya. Butuh hampir 5 tahun saling memahami karakter dan terbiasa dalam satu hubungan.
Masa demi masa, hari demi hari terlewati. Faktor dan kunci kesuksesan menjalin hubungannya adalah prinsip Lili satu ya tetap satu, setia, besyukur, dan sabar.
Lambat Laun, Galih mulai mengerti ritme kehidupan yang damai dan tenang. Membuat Galih dan Lili terlihat lebih solid dan lebih bersemangat. Karena, hubungan dalam kisah cinta selalu ada kesulitan tapi bagaimana pun kesulitan akan terlewati jika kita punya imam dan prinsip. Jika, goyah namanya hubungan rusak dan gonta-ganti pasangan adalah hal yang biasa. Tapi, jika memiliki imam dan prinsip itu adalah hal yang Tabu.
%20(1).png)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)