Ukhwah
Ukhwa terbagi atas dua, yaitu :
1. Ukhwah Islamia
Ukhwah Islamia menurut Syeh Hasan Albana yaitu ikatan persaudaraan karena persamaan akidah. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ukhwa Islamia ada karena adanya persamaan akidah.
kita dapat lihat (Q.S Al-Hujurat, 49 : 10)
2. Ukhwah Jahilia
Ukhwah Jahilia lebih bercondong ke sifat duniawi.
Dua Kedudukan Ukhwah dalam Al-Qur'an :
1. Salamatu'sodar, bersihnya hati kita kepada saudara kita yang lain (yang seakidah).
- Hilangkan buruk sangka.
- kunci berbaik sangka, timbulkan sejuta alasan yang baik atau yang benar untuk saudara kita (yang seakidah).
2. Ikhsar, mendahulukan atau mengutamakan saudara kita. Tapi dalam definisi tersebut dianjurkan untuk ikhsar dalam hal duniawi, bukan dalam ikhsar urusan akhirat.
* Contoh Ikhsar Duniawi : membantu teman yang kesusahan apabila ia kehilangan barang bermusyawaralah untuk bersama-sama mencarinya. Apabila teman kita kehabisan uang untuk membayar angkot atau karena ia lupa membawa uang berilah ia uangmu atau pinjamkan uang tersebut. Timbulkanlah rasa Ukhwah yang ada pada diri kita.
* Contoh Ikhsar Akhirat : Seperti dalam urusan beribadah, jika teman kita lupa membawa alat sholat lantas ia mau meminjam alat sholat yang kita punya dan apabila pula kita belum sholat sebaiknya untuk tidak meminjamkannya,karena ajal siapa yang tau.
Hal-hal Dalam Ukhwah :
- Menutup aib-aib.
- Didoakan dan mendoakan.
- Dapat dipenuhi kebutuhan (ada teman kesusahan dibantu).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar