Ini adalah kumpulan kata-kata puitis yang kurangkai menjadi puisi dari Buku khusus yang kutulis untuk Dia yang Kucintai dalam Diam namun, satu rasa ini mampu menciptakan ribuan bahkan jutaan puisi.
Terimakasih karena telah menjadi inspirasi ku. Walau aku merasa terhanyutkan oleh perasaan ku.
Mencintai adalah sesutu hal yang fitrah dan,
aku lebih memilih mencintai dalam diam ku
Mentari pagi menusuk jiwa ini
khalayan masih tetap terpaku padanya
rona malam melukis kisah merah jambu
rona malam melukis tawa geli di bibir
khalayan masih enggan berlalu padanya
ntah sampai kapan aku bertahan dalam cintaku padanya
ntah berapa banyak media yang ku kenakan menuliskan kata-kata cintaku padanya
ntalahlah.......
harapan........
harapan ini bagaikan tombak
jikalau harapan begitu pedih
aku ingin melupakan harapanku
melalui angin
agar ia berlalu begitu saja
harapan?
aku terlalu berlebihan dalam hal itu
tapi, aku tidak tahu harus bagaimana
agar tidak berlebihan
dan setiap harinya
aku merasa takut
iya, takut!
takut kehilangan harapan itu.
tidakkah kau menyadari kehadiran ku di setiap harimu?
tidakkah kau menyadari betapa aku mencintaimu?
dan...........
aku selalu takut
dan semakin takut
menafsirkan senyuman, kebaikan, dan lontaran kata mu terhdapaku
sadarkah kau?
kurasa tidak dan tidak akan pernah!
maafkan aku
karena tanpa ku sadari
aku sangat mencintaimu
setiap hari adalah harapan ku dan,
tanpa kusadari aku sudah terlalu dalam pada cintaku ini
sugguh, rasa ini menjadi aneh bagiku
merangkai kisah dalam diam dan malu
merajut asa untuk sebuah harapan
aku lelah
aku ingin melupakan perasaan ini
mengapa sulit melupakan mu?
tidakkah kau memahami ku?
aku berusaha agar cintaku bisa menjadi cintamu juga
aku lelah
seakan semua tidak berarti
aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana
tapi, aku sudah terlajur jatuh untuk mencintaimu
jika mencintaimu
aku harus tak berbicara dengan mu
aku rasa itu tidak apa
jika mencintaimu aku harus merasakan keanehan ini
aku rasa tidak apa
puisi cara ku berinteraksi pada mu
tanpa kau sadari
tanpa kau ketahui
dan
tanpa perlu kau balas
ada yang ingin ku ucapkan
tapi, aku takut mengungkapkannya
terkadang.....
aku merindukan mu dan membuatku ingin menangis
apakah pernah terbesit di fikiranmu tentang ku?
aku rasa tidak!
andai kau tau perasaan ku
jika suatu saat nanti
kau tahu sosok dirimu dalam puisi ini
aku rasa kamu akan ilfil
dan akan semakin menjauh
tapi, terimakasih atas rasa ku ini terhadapmu
yang mampu menjadi inspirasi dalam karya ku
2014-????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar