Hujan menjadi ambigu
Dingin menusuk relung hati
Air wajah mulai Basah
Sesak menjelma menjadi Isak
Angin menghempaskannya
Terurai syair ini
Tak larut
Bisikan yang indah
Hasbiyallah wanikmal wakil
Assalamualaikum Sahabat Online senang bisa berbagi apapun melalui sebuah tulisan. Kunjung aku dan beri saran ya. Terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar